Trend Bersepeda Saat Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 ini membuat banyak adaptasi yang baru. Salah satunya, trend masyarakat untuk berolahraga khususnya bersepeda. Olah raga yang satu ini memang sudah digandrungi oleh banyak kalangan sejak dulu, bahkan sebelum pandemi Covid-19 ini. Namun semenjak pandemi Covid-19 ini, trend bersepeda seolah sangat drastis naik hingga dalam beberapa artikel, tercata harga sepedapun ikut-ikutan naik karena permintaan pasar yang sangat tinggi.


Beberapa alasan masyarakat memilih olahraga bersepeda ini, antara lain: bisa dianggap sebagai refreshing, alternatif kegiatan ke luar rumah setelah selama berbulan-bulan hanya di rumah saja, menyehatkan, melepas stress dan beberapa hal lainnya. Tentunya, dengan bersepeda ini, menjadi ajang “bertemu teman atau orang lain” dengan model berbeda. Komunitas sepeda mulai banyak terlihat ketika pada hari libur atau weekend dimana selain keluarga, banyak juga kita temui komunitas sepeda yang terbentuk.


Bersepeda atau berolahraga memang sangat disarankan untuk dapat menjaga kesehatan atau membentuk imunitas tubuh. Di tengah pandemi ini, adaptasi juga perlu dilakukan ketika berolahraga khususnya bersepeda yaitu tetap menggunakan masker dan tetap menjaga jarak serta menghindari kerumuman. Dalam artikel berikut ini juga diulas, beberapa hal yang terjadi ketika awal-awal trend bersepeda ini muncul, mulai dengan rendahnya protokol kesehatan hingga beberapa kasus dimana para pesepeda justru malah mengganggu lalu lintas.