Tourism Philosophy & Policy’s Trip to Malang

Jumat, 24 Juni 2016. Di siang hari yang panas seluruh para mahasiswa-mahasiswi Culinary Business Program angkatan 2015 berkumpul di Plaza Universitas Ciputra untuk melakukan briefing. Hari itu Bu Juliuska Sahertian selaku dosen mata kuliah Tourism Philosophy & Policy (TPP) mengadakan acara ‘Trip to Malang’, dengan tujuan mengakhiri mata kuliah TPP semester 2 (Ujian Akhir Semester).

DSC_0197

Tepat pukul 12.00 WIB, para peserta maupun panitia menaiki bus yang telah disediakan oleh panitia acara. Perjalanan menuju ke Malang sempat terhambat karena bis yang dikendarai mengalami kerusakan, para peserta pun harus menunggu selama hampir 2 jam. Meskipun menunggu lama namun semua itu tidak terasa, karena dilalui bersama kawan–kawan yang setia dan selalu ada di saat suka dan duka. Setelah bis pengganti datang, perjalanan menuju kota Malang pun berlanjut.

DSC_0203

Setelah menempuh perjalanan selama hampir 3 jam, sampailah para mahasiswa di Alun–Alun kota Malang. Disinilah rangkaian acara ‘Trip to Malang’ dimulai. Para mahasiswa diminta untuk mencari filosofi makanan khas kota Malang. Makanan yang dicari meliputi appetizer, main course, dan dessert/beverage. Pada acara ini para mahasiswa dapat belajar bagaimana berinteraksi langsung dengan warga Malang, bagaimana budaya warga Malang, bagaimana cara mereka berbicara dengan ciri khas bahasanya yang terbalik “Oyi Samm” (Iyo Mas), “Eyip rabak sam?”(piye kabar mas?) dan masih banyak lagi.

DSC_0338

Tidak hanya kebudayaanya saja yang menarik, wisata kulinernya pun juga tak kalah menarik. Banyak sekali makanan khas kota Malang yang unik, contohnya Twie Mie Malang yang merupakan perpaduan antara kelembutan mie dan ayam yang dipotong secara dice, pastinya dapat menggoyangkan lidah para penikmatnya. Contoh lainnya lagi ialah Lumpia Khas Malang, lumpia ini lebih gepeng daripada lumpia pada umumnya yang kebanyakan berbentuk tabung, tapi hanya berisi daging saja. Yang terakhir yang patut dikangenin dari kuliner kota Malang ini ialah jagung rebusnya, di mana isinya terdapat jagung manis, susu, keju, mayones, dan mentega.

DSC_0412‘Trip to Malang’ ini memberikan banyak sekali pelajaran dan pengalaman bagi para mahasiswa. Mulai dari mempelajari kebudayaan dan kebiasaan warga Malang, mempelajari filosofi makanan khas kota Malang, hingga berinteraksi langsung dengan warga sekitar. Walaupun melelahkan, suasana kota Malang yang sangat nyaman dan teman-teman CBz yang sangat seru membuat perjalanan ini jadi terasa sangat menyenangkan. Sungguh pengalaman yang luar biasa.

 

[Written by: Christian Yohanes]

 

Leave a Reply