Pengembangan Laboratorium di CBZ

Bersamaan dengan perkuliahan diadakan dengan metode daring, Program Studi Tourism-Culinary Business turut mengembangkan sarana dan prasarana perkuliahan, terlebih di new normal ini, social distancing menjadi hal utama yang harus diperhatikan ketika mahasiswa praktek di laboratorium termasuk penerapan protokol kesehatan yang ketat ketika sudah beraktivitas di laboratorium.

Sebelumnya, Program Studi Tourism-Culinary Business memiliki Culinary Studio dengan 12 station dan Pastry Laboratorium dengan space yang cukup terbatas dan tidak ada Chocolate Room.

Saat Pengembangan Laboratorium ini, Culinary Studio diekspansi menjadi 20 station dengan harapan, sekali praktek bisa 20 mahasiswa masuk dan menjadikan kelas paralel berkurang.

Pastry & Bakery Laboratorium dikembangkan menjadi lebih besar dengan ditambahkan Chocolate Room serta letak yang menyatu dengan Kitchen Laboratory dan Restaurant untuk digunakan mahasiswa dalam proyek operasional restoran dan katering di Semester 5-6.