Pejuang Kebangkitan Kuliner Sebagai Identitas Bangsa

Pejuang Kebangkitan Kuliner Sebagai Identitas Bangsa

Ada nuansa berbeda pada jam mata kuliah Leisure Business Universitas Ciputra tanggal 15 September 2016, mata kuliah ini kedatangan tamu seorang perempuan tangguh pejuang kuliner nusantara yang telah menjelajahi berbagai daerah di Indonesia untuk memperkenalkan kulinernya kepada masyarakat, beliau adalah Lisa Virgiano lulusan Master Komunikasi dari salah satu universitas di Swedia yang mendedikasikan hidupnya untuk melestarikan kuliner otentik Indonesia. Kali ini beliau berbagi ilmu dan pengalaman selama melakukan kegiatan dan usaha – usaha untuk mengenalkan kuliner Indonesia kepada masyarakat luas.

Ibu Lisa Virgiano berkarir didunia kuliner sejak 2009 dengan mendirikan Azanaya sebagai wadah untuk melestarikan budaya kuliner nusantara. Melalui Azanaya beliau menjelajahi pelosok daerah nusantara untuk mempelajari budaya – budaya kuliner otentik langka bahkan yang telah punah untuk dapat kembali dikenal oleh masyarakat. Salah satu usaha untuk mewujudkan cita – cita tersebut adalah dengan mengadakan konsep makan yang unik. Terinspirasi dari koki – koki di Eropa yang memanfaatkan tempat non restaurant sebagai tempat makan, beliau mengadakan event kuliner bernama “Underground Secret Dining” atau yang biasa disebut “USD” dimana menu makanan dan lokasi sangat dirahasiakan, bahkan tamu baru mengetahui lokasi dan menu makanan beberapa jam sebelum acara dimulai. Kerja keras beliau berhasil menarik minat masyarakat terhadap olahan kuliner nusantara dengan banyaknya pendaftar setiap USD diadakan, bahkan beliau harus membatasi jumlah peserta setiap eventnya agar konsep USD yang berlandaskan kekeluargaan dapat tercapai.

Mengenalkan budaya kuliner otentik kepada masyarakat memerlukan perjuangan besar, Ibu Lisa menjelaskan bahwa beliau setiap bulan harus mengunjungi daerah – derah pelosok nusantara untuk mempelajari proses serta komponen apa saja yang harus diperhatikan dalam pembuatan suatu produk kuliner. Menurut beliau untuk menghasilkan produk kuliner yang otentik diperlukan ketelitian karena harus memperhatikan segala aspek dari bahan – bahan utama, proses pemasakan, rempah – rempah lokal, bahkan jenis bahan bakar dan air yang digunakan. Beliau menuturkan bahwa dalam memasak jenis air sekalipun tidak dapat dianggap remeh, karena kandungan mineral yang berbeda pada air akan berpengaruh pada rasa makanan dan untuk mendapatkan rasa yang otentik jenis air yang digunakan harus sejenis dengan jenis air dari daerah makanan tersebut berasal. Segala sesuatu yang telah dipelajari dari olahan kuliner tersebut nantinya akan diimplementasikan dalam event “Underground Secret Dining”. Dalam event tersebut beliau akan menghidangkan sajian kuliner otentik yang telah ia pelajari, lalu menceritakan sejarah, filosofi, asal daerah, dan segala sesuatunya. Tak jarang beliau berkolaborasi dengan pihak lain seperti teater untuk menceritakan kembali kuliner otentik dengan nuansa berbeda. Respon publik terhadap kerja keras beliau sangat baik, tidak hanya orang dewasa, bahkan mahasiswapun banyak yang mengikuti USD padahal biaya untuk mengikuti event ini tergolong mahal. Banyaknya repon yang baik dari publik menjadi salah satu sumber motivasi beliau untuk bekerja lebih keras lagi untuk mengenalkan budaya kuliner nusantara kepada seluruh masyarkat Indonesia.

s__4669447

Usaha, kerja keras, dan keuletan beliau dalam mendirikan bisnis yang tidak hanya menghasilkan pundi – pundi rupiah tetapi juga dampak sosila yang tinggi wajib kita teladani sebagai calon – calon pengusaha di masa depan. Pengusaha harus dapat mengabdikan bisnisnya tidak hanya untuk keuntungan semata tetapi harus menjadi agen perubahan untuk membawa kemajuan pada masyarakat Indonesia.

 s__4669448

Leave a Reply