Nongkrong di Kafe Saat Pandemi

Sejak pandemi Covid-19 melanda dunia dan Indonesia sejak awal tahun 2020, atau jika di Indonesia dimulai sejak Maret atau April 2020, membuat banyak masyarakat harus membatasi diri untuk beraktivitas di luar rumah, bahkan termasuk makan, sekolah hingga bekerja. Kebiasaan lama pun harus banyak beradaptasi dengan kondisi yang ada.

Jika sebelum pandemi, aktivitas bertemu, berkumpul, kerja kelompok atau bahkan hanya sekedar “nongkrong” di kafe menjadi semacam hal yang biasa atau sering dilakukan, namun semenjak pandemi dan berlakunya beberapa aturan untuk PSBB dan pemberlakuan social distancing membuat banyak masyarakat enggan atau menghindari pergi ke kafe atau restoran untuk makan bahkan untuk “nongkrong”, kebutuhan untuk makan tetap terpenuhi namun dengan bentuk yang berebda dari biasanya yang dine-in, namun saat ini dengan pesan antar atau delivery service.


Yang menjadi pertanyaan, apakah masyarakat mematuhi aturan yang diberikan untuk menghindari dulu “nongkrong” di kafe? ataukah ketika masyrakat ke kafe atau restoran apakah memenuhi protokol kesehatan dengan ketat?
Berikut ini beberapa pandangan mahasiswa terhadap kondisi kafe di saat pandemi berlangsung.



Jika ditarik kesimpulan, rata-rata masyarakat ke kafe karena sudah jenuh atau bosan di rumah selama berbulan-bulan, namun, tentunya hal tersebut akan lebih bagus lagi jika tetap memenuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak, tetap menggunakan masker jika berbincang-bincang dan tidak lupa waktu atau tidak terlalu lama dan segera ganti pakaian dan mandi begitu sudah tiba di rumah.


 

Setelah pencabutan aturan PSBB dan diperbolehkannya aktivitas di kafe atau retoran untuk bisa menerima masyrakat yang ingin dine-in, maka pihak restoran dan kafe perlu melakukan adaptasi tinggi terhadap situasi yang ada antara lain: selalu menggunakan masker, membawa hand-sanitizer, pihak restoran atau kafe perlu mengecek suhu tubuh konsumen yang masuk, menjaga jarak, membatasi jumlah pengunjung dan beberapa hal lain seperti yang dibahas dalam poster beirkut ini.