Peringatan Paskah 2021

Persatuan Mahasiswa Kristen atau biasa disebut PMK mengadakan peringatan paskah bersama di hari Senin 29 Maret 2021. Peringatan paskah ini sengaja dilakukan lebih awal untuk menyesuaikan dengan jadwal mahasiswa.
Calvin Lieanto selaku ketua PMK bercerita bahwa ibadah berjalan lancar melalui zoom. Ia mengatakan bahwa sebelum hari-H, sebagian isi acara telah di record di hari Sabtu sebelumnya untuk menjamin lancarnya ibadah. “Semuanya udah pre-record hari sabtu, kecuali untuk khotbah, khotbah ditampilkan live” kata Calvin. Acara yang juga dihadiri BMA ini berjalan dengan khidmat diawali dengan pembukaan, yang dilanjutkan dengan present worship, diikuti dengan khotbah sermon, dilanjutkan dengan video singkat beberapa anggota dan kemudian ditutup dengan pampilan satu lagu.
Calvin mengaku merasa senang dapat memperingati hari Paskah bersama teman-teman PMK, karena meskipun saat ini dia sedang berada di Gorontalo dan ia tetap dapat memimpin acara virtual. Terlebih juga karena meskipun saat ini anggota saling berjauhan karena pandemi covid, semua anggota memiliki hati dan tujuan yang sama sehingga acara berjalan dengan lancar.
Selama pandemi COVID ini PMK tetap melaksanakan kegiatan UKM rutin di hari Senin yang dimulai jam 5 sore dan selesai jam 6 sore. Halangan selama berkegiatan secara online salah satunya adalah masalah jaringan yang terkadang membuat partisipan menjadi kurang nyaman, maka dari itu biasanya kegiatan telah direcord sebelumnya, selain itu PMK juga membuat backup video yang sebelumnya telah di upload di Youtube. Selain itu, PMK memiliki sesi program growing group, kegiatan yang dilakukan hampir sama dengan UKM reguler perbedaannya terletak dari jumlah anggota dalam satu sesi, biasanya grup ini terdiri dari sebelas orang yang nantinya akan dipandu oleh pemimpin growing group. Setelah sesi berbagi, pemimpin growing group akan membantu utnuk memberi saran. Dari sesi growing group ini anggota dapat saling membangun hubungan yang lebih dalam karena jumlah partisipan yang lebih sedikit, nantinya teman-teman juga dapat saling mendukung dan memfollow-up. Calvin mengatakan bahwa sebelumnya ia tidak terlalu suka berorganisasi, tapi dalam PMK ia memiliki tujuan yang kuat untuk terus melayani, maka dari itu ia berusaha memahami dan membantu lebih dalam permasalahan anggota. Menurutnya tujuan dari growing grup ini adalah untuk menjawab kebutuhan mahasiswa melalui Christianity, PMK berusaha untuk memberi dukungan dan masukan terhadap masalah-masalah mahasiswa serupa yang sebelumnya anggota lain telah alami. “Kita mau berbagi dengan teman-teman UC yang lain, karena masalah remaja biasanya seputar orang tua atau pencarian jati diri, lewat grup itu kita ingin berbagi masalah-masalah yang sebelumnya sama-sama udah kita alami. Nah kita mau bantu mereka untuk jadi lebih baik lagi, kita mau sharing value itu lagi ke mereka agar banyak dari mereka yang diubahkan”. Ia berharap dari program tersebut PMK dapat berbagi pengalaman kasih Tuhan.
Ketika ditanya mengenai perbedaan paskah tahun ini dengan tahun sebelumnya, menurutnya makna paskah dari tahun pertama paskah dirayakan hingga tahun ini tetaplah sama. Perbedaan yang terasa secara jasmani adalah tidak bisa berkumpul bersama keluarga, tidak bisa bisa makan malam bersama teman-teman, tetapi secara spiritual menurutnya tidak ada yang berbeda, karena bagi Calvin umat kristiani mengingat kebangkitan Tuhan Yesus yang disalib setiap hari, tidak hanya di Hari Paskah aja. Hal itu yang menjadi alasannya untuk hidup sampai hari ini, itu juga alasan untuk menjaga hidup kudus, menghormati orang tua, dan selalu berusaha yg terbaik. Sebagai penutup, ia mengucapkan selamat paskah kepada seluruh mahasiswa Universitas Ciputra. “Selamat paskah untuk semua mahasiswa UC, meskipun secara fisik terbatas, tapi secara spirit tidak terbatas. Karena Tuhan Yesus yang mati diatas kayu salib itu selalu ada bersama kita setiap hari rohnya yang kudus, so we will never left alone”, tutup Calvin.

Calvin